MINUM OBAT SEBAIKNYA DENGAN AIR MINUM OKSIGEN

Konsumsi air minum oksigen sangat penting bagi tubuh. Air minum oksigen juga seringkali direkomendasikan sebagai pendamping minum obat terbaik dibandingkan dengan jenis minuman lain.

Hal tersebut disebabkan karena air minum oksigen tidak menghambat metabolisme obat atau mengganggu penyerapan obat dalam tubuh.

Berbeda dengan minuman lain seperti minuman ringan atau minuman soda, kopi atau teh, alkohol  yang sering menyebabkan beberapa interaksi obat atau alergi dalam beberapa kasus yang terjadi pada pasien.

Meski demikian, banyak masyarakat yang masih bertanya konsumsi obat lebih baik dengan air minum oksigen? Ternyata suhu yang tepat pada air sangat penting ketika mengonsumsi obat-obatan.  Suhu dan kandungan air minum oksigen baik untuk mendukung obat cepat larut dalam tubuh.

Air minum oksigen pada dasarnya bertindak sebagai media transportasi untuk obat-obatan.  Ini mencegah tersedak dan juga meningkatkan penyerapan obat-obatan di lambung dan usus.

AIR MINUM OKSIGEN, TINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF

Banyak minuman yang memiliki manfaat untuk kesehatan seperti teh hijau, jus atau smoothie memiliki manfaat untuk kesehatan. Namun, ada juga minuman lainnya yang bisa menyebabkan permasalahan seperti minuman berenergi.

Sejumlah minuman berenergi bila dikonsumsi dalam jumlah banyak bisa membuat detak jantung tidak beraturan dan membuat peminumnya selalu merasa cemas. Tidak banyak yang menyadari, air minum oksigen yang kelihatannya sederhana justru memberikan manfaat yang luar biasa.

Memperbanyak konsumsi air minum oksigen bahkan berpengaruh terhadap proses berpikir seseorang. Dalam sebuah penelitian, responden yang terdiri dari orang dewasa melakukan sebuah tes yang menguji kemampuan kognitif.

Sebelumnya, mereka diminta untuk berpuasa selama satu malam. Peserta yang meminum air minum oksigen sebanyak 500 mili liter sebelum tes menunjukkan peningkatan kognitif saat diminta untuk membuat keputusan.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bagaimana minum air minum oksigen berdampak terhadap suasana hati ketika peserta dihadapkan pada sejumlah permasalahan. Peserta bisa merespon dengan cepat.

Sementara peserta yang berpuasa sebelum tes menunjukkan penurunan fungsi kognitif. Hal ini disebabkan karena mereka mengalami dehidrasi. Walaupun hanya ringan, dehidrasi bisa sangat berdampak pada kapasitas dan produktivitas kerja. Dehidrasi ringan dapat menekan aliran darah ke otak. Kurangnya aliran darah ke otak akan membuat seseorang bereaksi secara lambat, ingatan melemah dan perhatian tidak fokus.

Seseorang mengalami dehidrasi ringan apabila cairan tubuhnya hilang sebanyak lima persen dalam waktu singkat. Dalam penelitian lebih lanjut, kehilangan satu persen hidrasi bisa membuat tingkat produktivitas seseorang menurun hingga 12 persen.

AIR MINUM OKSIGEN MEMBUAT TUBUH ANDA TETAP IDEAL

Air minum oksigen akan membuat Anda cenderung merasa kenyang dan secara otomatis mengurangi porsi makan. Cobalah untuk minum 2 gelas air minum oksigen di pagi hari, maka porsi makan siang Anda akan lebih sedikit daripada biasanya. Dengan cara seperti ini, maka akan membantu Anda dalam mengkontrol berat badan.

Untuk itu, mulailah biasakan diri Anda mengkonsumsi air minum oksigen minimal 8 gelas sehari agar kesehatan tubuh dan kecantikan Anda pun tetap terjaga. Namun, perhatikan juga kondisi air minum oksigen yang Anda konsumsi. Apakah bersih dan sehat? Air minum oksigen bersih dan sehat yang dimaksud adalah yang sesuai dengan ciri-ciri ini atau yang diperoleh melalui hasil proses penyaringan oleh filter air.

Filter air ini adalah sebuah alat yang membantu Anda menyaring air Anda yang kuning, keruh, berbau, dan mengandung besi menjadi air yang bersih dan siap untuk digunakan atau dikonsumsi. Air minum yang sehat, tentu membuat tubuh Anda sehat dan tubuh tetap terjaga stabil beratnya.

CARA MEMASTIKAN CUKUP MINUM AIR OKSIGEN ATAU TIDAK

Banyak yang bertanya-tanya, berapa banyak air minum oksigen yang harus saya minum dalam satu hari?

Diyakini bahwa seseorang harus memiliki hingga delapan gelas air setiap hari, meskipun ini dapat bervariasi untuk orang yang berbeda.

Minum air minum oksigen juga tidak harus bergantung pada apakah sangat haus atau tidak. Cadangan air tubuh yang pas akan membuat tubuh terasa segar dan bugar.

Selain merasa haus, tanda-tanda yang menunjukkan bahwa seseorag mungkin tidak minum cukup air termasuk kram otot, kulit kering, bibir pecah-pecah dan sembelit.

Lalu, bagaimana agar mengetahui tubuh seseorang sudah minum air mineral yang cukup?

Berikut beberapa cara mudah dan dapat diandalkan untuk memastikan seseorang memiliki cukup air mineral setiap hari.

  1. Frekuensi Buang Air Kecil

Jika Anda sering buang air kecil, itu menandakan bahwa asupan air oksigen cukup. Dan apabila kurang itu bisa jadi memang kurang minum. Organ yang sehat biasanya buang air kecil rata-rata sebanyak 7 hingga 8 kali sehari.

  1. Urin Tidak Berwarna

Hal yang paling gampang untuk mengetahui kita tidak kekurangan air minum oksigen adalah saat kencing. Jika urine kita berwarna berarti menandakan ada masalah terkait dehidrasi.

MENGAPA ANDA HARUS MINUM AIR OKSIGEN?

Air minum oksigen. Minuman yang satu ini memang terlihat sepele. Tapi sebenarnya, air minum oksigen memiliki peran yang sangat penting bagi kesehatan.

Sejak kecil, Dini sudah diajarkan kebiasaan yang baik oleh orangtuanya. Ia selalu menyediakan botol air minum oksigen di tas ke manapun ia pergi. Hal ini membuat Dini terhindar dari dehidrasi dan selalu memiliki energi untuk menjalankan aktivitasnya.

Tapi air tak hanya penting bagi anak-anak seperti Dini. Semua kelompok usia manusia memerlukan air, sebab sekitar 60% tubuh tersusun dari air. Contohnya, pada orang dewasa dengan berat badan 50 kg memiliki 30 liter atau 30.000 ml air pada tubuhnya. Banyak, bukan? Sebagian besar air berada di dalam sel dan sisanya di luar sel. Air membuat tubuh Anda dapat berfungsi dengan baik.

Air tidak terperangkap di dalam tubuh. Setiap hari, air dalam tubuh Anda akan keluar melalui :
• Keringat, sekitar 100 ml
• Feses, sekitar 200 ml
• Urine, minimal 800 ml
• Insensible water loss, sekitar 800 ml

Total jumlah minimal air yang hilang dari tubuh Anda adalah sekitar 1.900 ml. Angka ini tidaklah mutlak dan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor terkait. Apabila Anda berolahraga, keringat yang keluar akan lebih banyak. Jumlah air yang hilang dari feses dan urine juga dipengaruhi oleh banyaknya feses dan urine yang Anda produksi. Insensible water loss adalah air yang hilang dari tubuh dan tidak Anda sadari, yaitu melalui penguapan dari kulit dan jalan napas.

Penting sekali untuk mengganti air yang sudah hilang dari tubuh, agar tubuh Anda dapat berfungsi dengan baik. Karena dehidrasi dapat menyebabkan beberapa gangguan seperti kurangnya konsentrasi hingga nyeri kepala. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena tubuh memiliki sistem yang dapat memberikan rasa haus saat tubuh kekurangan cairan.

Gantilah air yang hilang tersebut dengan air minum oksigen, sebanyak jumlah air yang keluar dari tubuh Anda. Jangan bingung dulu! Para ahli sudah memberikan standar jumlah air minimal yang harus diminum per hari, karena cukup sulit untuk menghitung jumlah air yang keluar dari tubuh tiap-tiap individu. Mereka merekomendasikan untuk minum air sebanyak 2 liter atau kurang lebih 8 gelas per hari.

Dengan memenuhi kebutuhan cairan tubuh, Anda pun akan senantiasa sehat dan bugar sepanjang hari!