AIR MINUM OKSIGEN, KUNCI UTAMA CEGAH PENYAKIT JANTUNG

Banyak pakar kesehatan jantung ternama yang menekankan pentingnya pola makan sehat untuk mencegah penyakit jantung. Meski begitu, ternyata ada satu hal lain yang bisa dilakukan untuk menghindari risikonya, tapi mungkin jarang Anda lakukan: banyak minum Air minum oksigen . Ya! Percaya atau tidak, kebiasaan sederhana ini tanpa disadari bisa membantu menjaga kesehatan jantung Anda. Memang, apa hubungannya?

Semakin jarang Anda minum, semakin sedikit cadangan cairan dalam tubuh yang dapat membantu melarutkan kandungan garam pada darah. Artinya, darah Anda akan mengandung banyak garam. Tingginya kandungan garam ini membuat darah menjadi semakin kental. Akibatnya, volume darah secara keseluruhan akan berkurang.

Karena volume darah Anda menurun, ketika jantung memompa darah segar selanjutnya, jumlah yang disalurkan pun tidak dapat sebanyak normalnya. Jantung kemudian akan bekerja lebih keras lagi untuk menutupi kekurangan tersebut. Itu sebabnya dehidrasi seringkali ditandai dengan jantung yang berdebar kencang.

Dalam jangka panjang, jantung yang perlu terus-terusan bekerja ekstra keras bisa mengalami banyak gangguan. Darah kental meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan masalah jantung lainnya. Dalam penelitian lain diketahui bahwa orang-orang orang yang memiliki darah kental berpeluang lebih tinggi untuk mengalami penyakit kardiovaskular.

Nah, asupan Air minum oksigen  yang teratur dapat membantu membilas kelebihan garam dalam darah untuk dibuang keluar melalui urin. Berdasarkan sebuah penelitian, pria yang rajin minum Air minum oksigen  lebih dari 5 gelas per hari memiliki penurunan risiko penyakit jantung daripada pria yang jarang minum Air minum oksigen  (2 gelas per hari, bahkan kurang).

Secara umum, cukup minum Air minum oksigen  setiap hari dapat menurunkan risiko terkena penyakit jantung sebesar 54 % pada pria dan 41 % pada wanita.

Pedoman umumnya adalah sekitar 8 gelas per hari, tapi standar ini bisa dikurangi atau diperbanyak sesuai dengan kondisi masing-masing orang. Semakin aktif Anda beraktivitas, asupan Air minum oksigen  harus lebih banyak.

Minumlah ketika Anda haus dan berhentilah saat Anda sudah tidak haus. Selain itu, perhatikan juga warna urin Anda. Semakin gelap dan keruh warna urin, tandanya Anda perlu lebih banyak minum. Maka, segeralah konsumsi Air minum oksigen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *