APASIH PERTANDA BAHWA KITA KURANG MINUM AIR MINUM OKSIGEN

Air minum oksigen sangat penting untuk tubuh. Karena memiliki banyak manfaat, mulai dari membantu memaksimalkan performa fisik, berhubungan dengan fungsi otak, kemungkinan mengurangi sakit kepala dan berat badan, sampai baik untuk mereka yang terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan kamu mengonsumsi cukup air minum oksigen setiap harinya.

Bagi kamu yang jarang minum air minum oksigen, saatnya untuk mulai berhati-hati, ada baiknya untuk mengubah kebiasaan jelek ini mulai sekarang! Karena saat kamu kurang mengonsumsi air minum oksigen akan ada berbagai hal yang akan dirasakan oleh tubuh dan itu pasti akan merugikan dirimu. Berikut  yang terjadi ketika kamu kurang mengonsumsi air minum oksigen. 

Kurang Konsentrasi

Pernah lupa menaruh sesuatu? Yep, itu berarti kamu sedang kurang konsentrasi. Saatnya kita untuk waspada! Hilangnya konsentrasi biasanya diakibatkan dari kurangnya kamu mengonsumsi air minum oksigen. Perlu diketahui bahwa air oksigen juga bekerja untuk otak, agar otak mendapatkan oksigen sesuai dengan kebutuhannya. Jadi, konsumsilah air minum oksigen yang banyak! 

Penuaan Dini

Dipanggil Ibu padahal umur belum tua-tua banget. Pasti kesal kan? Bertambahnya usia ternyata berpengaruh juga kepada jumlah asupan air minum oksigen yang harus kita minum. Semakin kita memperbanyak minum air minum oksigen, penuaan dini akan menjauh.

 

Selalu Ingin Mengonsumsi Makanan Manis

Percaya atau tidak, kurang minum air minum oksigen bisa membuat kita selalu ingin mengonsumsi makanan manis seperti kue ataupun permen. Karena hal itu, kadar glukosa yang ada di dalam tubuh menjadi sangat rendah, dan ituu juga merupakan tanda kita kurang minum air minum oksigen.

Bau Mulut

Kurangnya mengonsumsi air minum oksigen dapat mengakibatkan bau mulut. Sementara itu, air minum oksigen yang kita konsumsi setiap hari itu menjadi pelumas untuk selaput lendir dimulut dan tenggorokan kita. Tidak mau kan dijauhi orang-orang karena bau mulut?

Kulit Kering

Selain bau mulut, ternyata kurang minum air minum oksigen itu berpengaruh kepada kulit juga. Kulit kita akan menjadi kering dan mengalami dehidrasi karena tidak adanya keringat yang keluar dan akan timbul yang namanya jerawat. Maka dari itu, konsumsilah air minum oksigen minimal 8 gelas sehari, agar tidak sia-sia perawatan kulit yang sudah kamu lakukan. 

Melambatnya Sistem Pencernaan

Jika sudah mengalami masalah pencernaan, ada baiknya kita harus segera banyak mengonsumsi air minum oksigen. Karena dengan begitu air minum oksigen akan membantu kerja lambung agar asam yang dihasilkan tidak tinggi, dan terbebas dari penyakit asam lambung.

KAPAN BUTUH AIR PUTIH LEBIH BANYAK ?

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda tergantung keadaan dan aktivitas fisik yang dilakukan. Untuk wanita normal membutuhkan air putih sekitar 2.2 liter perhari, sedangkan laki-laki normal membutuhkan 3 liter air perhari.

Kebutuhan tersebut dapat berbeda untuk setiap orangnya. Beberapa hal yang dapat membedakan kebutuhan air setiap orang sebagai berikut :

  1. Hamil dan menyusui

Kebutuhan cairan ibu hamil dan menyusui berbeda dengan jumlah cairan yang dibutuhkan wanita normal. Sekitar 10 cangkir atau 2,3 liter untuk ibu hamil, sedangkan ibu menyusui membutuhkan 13 cangkir atau 3,1 liter perhari.

  1. Berolahraga

Saat olahraga biasanya cairan yang keluar lewat keringat akan lebih banyak, jadi anda perlu mengganti cairan tubuh yang hilang dengan minum air putih sebanyak 1,5 sampai 2,5 liter sebelum melakukan olahraga. Jika anda merasa haus saat olahraga anda dapat minum air putih seperlunya untuk menghilangkan rasa haus.

  1. Berada dilingkungan yang bersuhu panas

Saat cuaca panas tubuh akan merasa gerah dan meningkatkan suhu tubuh hal itu mengakibatkan banyak keringat yang keluar. Jadi konsumsi air putih yang banyak untuk menurunkan suhu tubuh serta mengganti cairan tubuh yang hilang lewat keringat.

  1. Sakit

Saat sendang sakit, seseorang lebih banyak membutuhkan cairan agar tubuh kembali pulih. Berbagai penyakit tertentu membutuhkan banyak air putih seperti muntah-muntah, diare, demam, infeksi kandung kemih, dan kencing batu.